Agen Casino Online Agen Judi Poker Agen Casino Sbobet Agen Poker Online Agen Bola Terpercaya Agen Poker Terpercaya Agen Poker Terbaik

Kesempatan ‘Si Merah’ Perbaiki Catatan Buruk di Anfield

Kesempatan 'Si Merah' Perbaiki Catatan Buruk di Anfield

Liverpool – Kala main di Anfield, Liverpool tak segarang seperti saat melawat ke markas lawan. Menghadapi Swansea City akhir pekan ini, The Reds punya peluang memperbaiki performa plus produktivitas mereka di laga kandang.

Dari sembilan pertandingan di bawah asuhan Juergen Klopp, Liverpool meraih lima kemenangan, tiga seri, dan satu kekalahan. Dari lima kemenangan itu, hanya dua didapat di kandang sendiri dan itu pun dengan skor tipis, yakni 1-0 atas Bournemouth dan 2-1 atas Bordeaux di Liga Europa dinihari WIB tadi.

Bandingkan dengan tiga kemenangan tandang yang diraih, di mana dua diambil dari tim-tim kuat seperti Chelsea (3-1) dan Manchester City (4-1).

Wajar jika Klopp ingin Liverpool juga tampil garang di kandang dan mumpung akhir pekan ini mereka bermain di depan pendukung sendiri menghadapi Swansea, Liverpool punya kesempatan besar untuk memperbaikinya.

Menilik rekor pertemuan dan rasio gol saat berjumpa The Swans di Anfield, ada kans The Anfield Gank untuk setidaknya menang dengan selisih lebih dari satu gol. Berikut data dan fakta terkait laga itu seperti dikutip Opta:

– Liverpool menang lima kali dan tak pernah kalah dari tujuh pertemuan terakhir dengan Swansea City di seluruh kompetisi.

– Swansea hanya menang sekali dari tujuh pertandingan tandang terakhir di Premier Leagu (1 menang 2 imbang 4 kalah), dan hanya hanya menang sekali dari total sembilan laga tandang terakhir (1 menang 3 imbang 5 kalah).

– Liverpool menang 11 kali dan tak pernah kalah dari 14 pertemuan kandang dengan Swansea di liga, mencetak rata-rata 3,3 gol per laga dan mencetak empat atau lebih gol di sembilan pertemuan.

– Jonjo Shelvey mencetak tiga gol di empat pertemuan terakhir antara Liverpool dan Swansea, mencetak dua gol untuk Swans dan satu gol bunuh diri.

– Daniel Sturridge bikin empat gol untuk Liverpool di empat perjumpaan dengan Swansea.

– Liverpool hanya menang sekali dari lima laga kandang terakhirnya di Premier League (1 menang 2 imbang 2 kalah).

– Philippe Coutinho bikin empat gol di tiga pertandingan terakhir di Premier League, sama dengan total golnya di 30 pertandingan sebelumnya.

– Liverpool jadi tim dengan jumlah tekel terbanyak musim ini di Premier League (315), sementara Swansea paling sedikit (190).

– 44 persen gol Swansea datang dari situasi bola mati, paling tinggi porsinya di antara tim-tim lain (8 dari 18 gol).

– Di bawah asuhan Juergen Klopp, Liverpool mencetak satu gol per enam tembakan musim ini, dibanding satu gol per 10 tembakan di bawah Brendan Rodgers.