Agen Casino Online Agen Judi Poker Agen Casino Sbobet Agen Poker Online Agen Bola Terpercaya Agen Poker Terpercaya Agen Poker Terbaik

Lampard: Semestinya Chelsea Tak Terkejut dengan Kalimat Pedas Mourinho

Lampard: Semestinya Chelsea Tak Terkejut dengan Kalimat Pedas Mourinho

Ketidakharmonisan ruang ganti Chelsea membuat mantan pemain legendarisnya, Frank Lampard, angkat bicara. Dia menyebut semestinya para pemain tak terkejut dengan kalimat-kalimat pedas sang manajer. Malah semestinya Mourinho bertindak lebih keras lagi.

Chelsea menunjukkan laju yang buruk di Premier League musim ini. Mereka baru saja membukukan kekalahan kesembilan setelah dikandaskan Leicester City, Selasa (15/12/2015) dinihari WIB di King Power Stadium.

Gol tuan rumah berasal dari Jamie vardy dan Riyad Mahrez. Chelsea hanya bisa membalas satu gol dari Loic Remy.

Dengan tak adanya tambahan poin, Chelsea kini menempati urutan ke-16 di papan klasemen dengan nilai 15 dari empat kemenangan dan tiga hasil seri dari 16 pertandingan. The Blues hanya berjarak satu poin dari zona merah.

Situasi itu jelas berbeda dengan musim-musim sebelumnya. Apalagi, ketika Chelsea sama-sama ditangani Mourinho.

Seperti biasa, Mourinho melontarkan kekecewaan dengan kalimat pedas kepada para pemainnya. Kali ini dia menyebut tim sudah mengkhianati pekerjaannya.

Jika disimak bukan sekali ini Mourinho ‘menyerang’ anak asuhnya. Kadang kala dengan tak menurunkan si pemain yang dinilai kurang sip–sampai-sampai membuat Diego Costa membuang rompi ke arah Mourinho–, beberapa kali dengan pernyataan pedas lewat media.

Lampard menilai sikap Mourinho itu tak mengejutkan. Justru para para pemain yang semestinya memahami permintaan Mourinho yang terselip dalam kalimat-kalimat sarkasnya itu dengan segera berbenah.

“Menurut saya dari pernyataan itu terkandung kalau dia tak lagi yakin akan dibawa ke mana tim ini. Dia juga mencoba tetap berpikir positif terhadap para pemainnya. Contohnya, seperti tergambar dalam pernyataannya setelah imbang dengan Tottenham Hotspur bahwa laga itu adalah penampilan terbaik mereka,” kata Lampard seperti dikutip ESPN.

“Saya yakin, dia tidak senang dengan para pemainnya dan saya melihat dia tidak memiliki jalan keluar. Menurut saya, sebaiknya dia segera bertanya kepada para pemainnya: apakah musim lalu mereka tampil di atas performa terbaik atau mereka hanyalah kumpulan pemain buruk. Dia harus meminta komitmen dari para pemain untuk mengembalikan situasi ini,” ucap pria 37 tahun itu.

Beberapa pemain yang pernah merasakan langsung sindirian MOurinho itu di antaranya, Diego Costa, Eden Hazard, Nemanja Matic, dan Cesc Fabregas. Mereka dinilai tampil di bawah performa sepanjang musim ini.

Lampard sepakat dengan penilaian Mourinho. Dia juga menilai penampilan pemain-pemain itulah yang berpengaruh besar terhadap kekalahan-kekalahan Chelsea musim ini.

“Mereka adalah pemain-pemain hebat tapi tampil sangat jauh di bawah performa terbaik mereka. Posisi Chelsea di klasemen sementara saat ini sama sekali tidak bisa diterima. Seharusnya mereka berada di posisi enam teratas. Mourinho harus segera melakukan pembenahan dengan mengubah perilaku pemain-pemain itu atau mengubah penampilan mereka,” ujar orang Portugal itu.

Soal pergantian manajer, Lampard menyebut keputusan itu mutlak dimiliki pemilik klub, Roman Abramovich.

“Kami sering melakukan pergantian pelatih pada pertengahan musim. Saya sampai lupa berapa kali Chelsea melakukannya. Kadang kala kami menuai hasil bagus dengan pergantian pelatih tapi saat itu Chelsea memiliki sejumlah pemain yang berbeda dari Chelsea saat ini,” jelas dia.